Showing posts with label EKSKUL. Show all posts
Showing posts with label EKSKUL. Show all posts

Thursday, 27 August 2009

poto kegiatan



Nampang setelah upacara HUT RI Ke-64 17 Agustus 2009
Lap. Desa Bojongloa

Friday, 21 August 2009

PMR

KESIAPSIAGAAN BENCANA

Hai…jumpa lagi denganku PMR madya. Kali ini aku mengajak teman-teman untuk mengenal bencana, agar kita bisa mengurangi akibatnya........Ayo Siaga...!


Mengenal Bencana
Sering dengar istilah Bencana ? Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah ”bencana” (disaster). Bencana adalah kejadian luar biasa yang disebabkan oleh faktor alam ataupun sebagai akibat ulah manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerugian material dan kerusakan lingkungan. Bencana timbul ketika manusia tidak dapat mengatasi ancaman.
Berdasarkan waktunya bencana dapat dikelompokan sebagai berikut :
1.Bencana terjadi secara tiba-tiba, misalnya gempa bumi, tsunami, angin topan, letusan gunung api, banjir bandang san tanah longsor.
2.Bencana yang terjadi secara perlahan, dan dengan disertai munculnya tanda-tanda sehingga kita bisa melakukan tindakan-tindakan untuk mencegah timbulnya banyak korban, misalnya banjir, kekeringan, dll.

Siklus Bencana
Bencana memiliki siklus sehingga kita dapat melakukan tindakan-tindakan untuk menghindari jatuhnya kerugian dan jatuhnya banyak korban. Kegiatan penanganan bencana dilakukan sepanjang siklus bencana, yaitu :
A.Sebelum bencana datang, yang dapat kita lakukan antara lain :
1.Pencegahan Bencana, yaitu kegiatan penyediaan sarana yang memberikan perlindungan permanen terhadap dampak bencana, seperti pembangunan saluran lahar, kanal kendali banjir, pembebasan lokasi rawan bencana dari pemukiman penduduk.
2.Mitigasi, yaitu tindakan untuk mengurangi dampak bencana. Misalnya kita melatih keterampilan kita agar mampu membaca tanda-tanda terjadinya bencana, melatih pengetahuan pertolongan pertama. Dll.
3.Keseiapsiagaan menghadapi bencana, sebelum bencan kita harus mempersiapkan diri untuik melakukan tindakan cepat dan tepat jika suatu bencana terjadi. Misalnya mengenali tanda-tanda peringatan bencana di lngkungan tempat tinggalmu, seperti kentongan, sirine, berita radio, dll.

B.Pada saat bencana datang
Pada saat bencana tindakan yang dapat dilakukaj antara lain ; pencarian dan penyelamatan , pelayanan bantuan medis, pendistribusian bantuan dan dukungan psikologi sosial bagi mereka yang tertimpa bencana.
Yang dapat kamu lakukan adalah :
1.Berdoa, tabah, dan jangan panik
2.Menyelamatkan diri dan keluarga, usahakan tidak terpisah dari keluarga.
3.Mengikuti intsruksi dari petugas atau tim penyelamat.
4.Membantu sesuai kemampuan, misalnya, menghubungi nomor-nomor telepon penting, menginformasikan kepada PMI setempat.

C.Setelah Bencana
Bantulah apa yang bisa dan mampu kamu lakukan.. Carilah informasi tentang apa yang terjadi. Cobalah mencari tahu apa yang bisa dilakukan agar kejadian itu tidsk terulang ikembali dimasa yang akan datang. Dukunglah siapa saja yang mengupayakan tindakan pencegahan.

Sunday, 26 July 2009

PMR


Siapa yang tak kenal dengan unit organisasi siswa yang satu ini ? berbalut seragam putih-putih dan syal warna biru, punya atribut logo berupa palang merah, biasanya bertugas di saat upacara bendera atau event-event saat orang membutuhkan pertolongan medis darurat, yup….dialah sang Palang Merah Remaja (PMR). Istilah yang mirip-mirip dengan Palang Merah Indonesia (PMI), tapi kalau dilihat dari kepanjangannya seh ada yang mirip yakni palang merah-nya. PMR dan PMI sebenarnya tidak jauh-jauh amat perbedaannya, keduanya dilihat dari tujuannya adalah sama-sama membantu dan memberi pertolongan pertama kepada sesama manusia yang membutuhkan bantuan medis, so dua organisasi ini mengusung tujuan yang mulia membantu sesama manusia tanpa membedakan suku, agama, ras, dan bangsa. Hanya saja PMI mempunyai struktur organisasi dan kerja yang lebih besar dan profesional, tapi PMI juga memiliki keterkaitan yang erat dengan PMR, setidaknya sebagai suatu wadah pengkaderan dan perekrutan anggotanya.
PMR bisa kita jumpai baik di tingkat SMP, SMA dan perguruan tinggi. Pada umumnya para personnelnya bertugas di saat pelaksanaan acara-acara ceremonial dan event-event resmi yang melibatkan massa besar. Seperti halnya di SMP Pasundan Rancaekek, para anggota PMR di harapkan tidak hanya bertugas untuk latihan doang….tapi masih banyak lagi yang lain seperti memberikan pertolongan pertama bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan saat jam-jam sekolah, mengkomunikasikan gaya hidup sehat, pemeliharaan sanitasi dan hygenis dan lain sebagainya, kita kembali ama kegesitan “sang medis kecil” ini……..sumbangsih dan partisipasi mereka dalam membantu kususnya penangan medis pada saat keadaan darurat patut kita acungkan jempol, tanpa pamrih dan motivasi apapun mereka secara sigap memberikan penanganan medis pertama bagi para siswa yang mengalami gangguan kesehatan.
Seberapapun kualitas pertolongan yang diberikan PMR ini, kita patut menghargai jasa-jasa mereka, walaupun Cuma obat kayu putih, balsem dan secangkir teh manis, kita tetap menantikan kehadiran mereka ditengah-tengah aktifitas kita di sekolah. Yang jelas tangan-tangan kecil dan sentuhan kasih mereka adalah obat ampuh dikala para siswa membutuhkan pertolongan segera selama di sekolah. Maju terus PMR-ku….cucuran keringatmu adalah wujud kasih sayang kepada umat manusia……..

PASKIBRA


PROGRAM KERJA
PASUKAN PENGIBAR BENDERA SEKOLAH
(PASKIBRA)
SMP PASUNDAN RANCAEKEK
TAHUN 2009/2010



BAB I
PENDAHULUAN
A. UMUM
Dalam rangka membangun manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang tinggi mental, moral, budi pekerti dan bertaqwa kepada Tuhan YME, hal ini sesuai dengan GBHN dan UUD 1945 serta falsafah negara Pancasila, ” bahwa Pembangunan nasional mencakup pembangunan pisik, materiil dan non pisik (mental spritual)”. Pembangunan Nasional bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tertib dan damai.
Dalam GBHN yang merupakan pola umum Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan, perlu ditingkatkan pembinaan dan pengembangannya. Serta diarahkan menjadi kader penerus perjuangan bangsa dan manusia pembangunan yang berjiwa Pancasila. Selanjutnya dikatakan bahwa pembinaan generasi muda dilakukan secara nasional dan terpadu, yang merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, keluarga dan masyarakat serta pemerintah.
Pengembangan kepeloporan pemuda dalam pembangunan bangsa dan negara harus diupayakan agar pemuda memiliki jiwa kejuangan, keperintisan, kepekaan terhadap lingkungan, disiplin dan sikap mandiri serta memiliki sifat yang bertanggung jawab, sehat, cerdas, patriotik, kreatif, produktif, inovatif,ulet, tangguh, jujur serta berani dan rela berkorban dengan dilandasi oleh semangat Cinta tanah air.
Masalah pembinaan dan pengembangan generasi muda merupakan salah satu masalah universal yang dihadapi oleh manusia sejak zaman dahulu dan akan terus berlangsung sampai akhir zaman. Dalam kurun waktu apapun para orang tua mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan putra-putrinya menjadi anggota masyarakat yang baik, menjadi penerus dari generasi sebelumnya.
Selaras dengan permasalahan di atas atau pembangunan nasional, sudah barang tentu tidak terlepas dari masalah pendidikan, karena pada hakekatnya terlaksananya pendidikan merupakan manifestasi dari pembangunan itu sendiri.
Menyimak permasalahan di atas dan melihat kenyataan yang ada dalam masyarakat maka peran pendidikan non formal atau pendidikan luar sekolah sangat dibutuhkan kehadirannya, terutama dalam menyiapkan generasi muda sebagai generasi penerus dalam segala bidang, baik penerus cita-cita perjuangan bangsa dan negara, penerus pembangunan, penerus kelestarian dan kejayaan bangsa pada masa yang akan datang.
Pembinaan kesiswaan di sekolah bermaksud memberikan bekal kepada siswa-siswinya yang selanjutnya atas prakarsa sendiri menambah, meningkatkan dan mengembangkan dirinya maupun lingkungannya ke arah terciptanya martabat, mutu dan kemampuan manusia yang optimal serta pribadi yang mandiri.
Salah satu materi pembinaan Kesiswaan di sekolah yang tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0461/U/ 1984 tentang Pembinaan Kesiswaan adalah Pendidikan Pendahuluan Bela Negara yang diselenggarakan di sekolah, seperti pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Sekolah (Paskibra) dengan kegiatan yaitu Peraturan Baris-berbaris (PBB), Tata Upacara Bendera (TUB) serta Latihan Kepemimpinan Siswa Tingkat Perintis yang bertujuan menanamkan disiplin, mempertebal rasa dan semangat kebangsaan, Patriotisme serta sikap kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang tinggi bagi para siswa sehingga diperoleh sikap lahir (ketegapan, ketangkasan, kelincahan dan kerapian) dan sikap bathin (ketaatan, keikhlasan berkorban, kesetiakawanan dan rasa persatuan dan kesatuan) dikalangan para siswa sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud : Agar siswa anggota Paskibra yang merupakan insan-insan pengamal
Pancasila dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mempersiapkan sedini mungkin Pasukan Pengibar Bendera Sekolah yang
akan bertugas, yang merupakan suatu kebanggaan bagi anggota Paskibra
Sekolah dalam melaksanakan tugas tersebut.
Tujuan : Mewujudkan kebiasaan hidup ber-Pancasila dengan keluarga bahagia,
ditata atas dasar filsafah dan pandangan hidup bangsa, untuk
mengembangkan sikap positif seperti Ketaqwaan kepada Tuhan Yang
Maha Esa, tertib, disiplin, gotong royong dan kekeluargaan.
C. SISTIMATIKA
I. Pendahuluan
II. Bidang Administrasi dan Organisasi
III. Bidang Kegiatan Operasional
IV. Bidang Umum
V. Penutup
BAB II
BIDANG ADMINISTRASI DAN ORGANISASI
1. Melaksanakan pembinaan dan bimbingan secara berkesinambungan bagi anggota Paskibra SMP Pasundan Rancaekek baik yang masih aktif di sekolah atau yang sudah meninggalkan SMP Pasundan Rancaekek (sudah lulus) hingga dapat diupayakan mengikuti/menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) tingkat daerah , Propinsi atau Tingkat Nasional.
2. Melaksanakan pendidikan bagi siswa proses pengarsipan administrasi organisasi khususnya mengenai pendataan anggota, absensi latihan dan proses melaksanakan organisasi.
3. Mendokumentasikan segala kegiatan / aktivitas kegiatan Paskibra Sekolah.
BAB III
BIDANG KEGIATAN OPERASIONAL
DAN PENGEMBANGAN SDM
A. Program Kegiatan Skala Prioritas
• 1. Peningkatan mutu dan jumlah anggota Pasukan Pengawal Pengibar Bendera Sekolah SMP Pasundan Rancaekek
• 2. Menyelenggarakan latihan rutin, orientasi dan pembinaan calon anggota Pasukan Pengawal Pengibar Bendera sekolah SMP Pasundan Rancaekek
• 3. Mempersiapkan Kegiatan upacara Pengukuhan anggota Pasukan Pengawal Pengibar Bendera Sekolah SMP )asundan Rancaekek yang telah selesai mengikuti Latihan Kepemimpinan tingkat Perintis Pemuda.
• 4. Mengadakan kegiatan renungan jiwa bagi seluruh anggota.
• 5. Mempersiapkan personil upacara dalam pelaksanaan Hari Besar Nasional ataupun kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekolah.
• 6. Mengadakan kegiatan Latihan dasar Kepemimpinan tingkat Perintis Pemuda.
• 7. Mengadakan kegiatan latihan/wisata di alam terbuka (hiking).
B. Program Kegiatan Ikut Serta / Partisipan
1. Mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-berbaris tingkat SMP seKab. Bandung maupun ,, yang diselenggarakan oleh Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) tingkat Kabupaten ataupun Propinsi.
2. Mengikuti Lomba Tata Upacara Bendera tingkat SMP se- Kab. Bandung
3. Mengikuti Lomba Gerak jalan dalam rangka Hari Besar Nasional yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Nasional Kec. ataupun Organisasi Kepemudaan di Kecamatan/Kabupaten.
4. Mengikuti kegiatan Latihan Gabungan Pasukan Pengibar Bendera sekolah .
BAB IV
BIDANG UMUM
• 1. Sasaran Kegiatan Pasukan Pengawal Pengibar Bendera (PASKIBRA) SMP Pasundan Rancaekek dititik beratkan kepada kedisiplinan dan kemandirian yang ditunjang oleh sikap kekeluargaan, gotong royong dan kesetiakawanan.
• 2. Mengadakan kegiatan keagamaan dan bakti sosial yang dapat meningkatkan sikap dan pribadi anggota dalam kehidupan sehari-hari.
• 3. Memonitor, meneliti pelaksanaan seluruh kegiatan yang telah disusun selama setahun.
• 4. Mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dalam setahun dan mengarsipkan seluruh kegiatan tersebut dalam sebuah laporan.
• 5. Menyusun program kegiatan untuk tahun berikutnya.
BAB V
PENUTUP
Demikian Program Kegiatan Pasukan Pengawal Pengibar Bendera (PASKIBRA) SMP Pasundan Rancaekek disusun dengan harapan kiranya dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan Program Kerja mendatang.
Selain itu diharapkan adanya hubungan kerja sama yang serasi, selaras, saling mengisi secara gotong royong dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.
Akhirnya kami mengharapkan agar program kerja ini dapat mencapai sasaran yang diinginkan serta segala hambatan dan kekurangan dapat di atasi bersama.
Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan Hidayah-NYA kepada kita semua untuk dapat melaksanakan tugas mendidik generasi muda dengan sukses demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Rancaekek, 26 Juli 2009
Koordinator Paskibra
SMP Pasundan Rancaekek

Lampiran 1
GARIS – GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN
PASUKAN PENGIBAR BENDERA SEKOLAH
KELAS 1

KEGIATAN BASIS (CAPAS) DAN PEMUSATAN LATIHAN LANJUTAN
• Tata Upacara Bendera ( TUB )
• Peraturan Bais – Berbaris ( PBB )
• Pengetahuan khusus :
• Bendera Negara
• Lambang Negara
• Lagu Kebangsaan
• Pengetahuan Umum :
• Sejarah Negara
• Sejarah Paskibra dan Paskibraka
• Kepemimpinan :
• Sikap
• Disiplin
• Lingkungan Keluarga
• Lingkungan Masyarakat
GARIS – GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN
PASUKAN PENGIBAR BENDERA SEKOLAH
KELAS 2
KEGIATAN PEMBINAAN LANJUTAN
• Ø Tata Upacara Bendera ( TUB )
• Ø Peraturan Bais – Berbaris ( PBB )
• Ø Pengetahuan khusus :
• Bendera Negara
• Lambang Negara
• Lagu Kebangsaan
• Ø Pengetahuan Umum :
• Sejarah Negara
• Sejarah Paskibra dan Paskibraka
• Ø Keorganisasian :
• Perencanaan
• Pengorganisasian
• Pengawasan
• Kerjasama
• Pelaporan
• Persuratan
• Personalia
• Pengambilan Keputusan
• Keuangan
• Protokoler
• Ø Wawasan Berpikir :
• Kelembagaan
• Kenegaraan
• Akademis
GARIS – GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN
PASUKAN PENGIBAR BENDERA SEKOLAH
KELAS 3

KEGIATAN PEMBINAAN LANJUTAN
• Ø Tata Upacara Bendera ( TUB )
• Ø Peraturan Bais – Berbaris ( PBB )
• Ø Pengetahuan khusus :
• Bendera Negara
• Lambang Negara
• Lagu Kebangsaan
• Ø Pengetahuan Umum :
• Sejarah Negara
• Sejarah Paskibra dan Paskibraka
• Ø Keorganisasian :
• Perencanaan
• Pengorganisasian
• Pengawasan
• Kerjasama
• Pelaporan
• Persuratan
• Personalia
• Pengambilan Keputusan
• Keuangan
• Protokoler
• Ø Wawasan Berpikir :
• Kelembagaan
• Kenegaraan
• Akademis